Anak adalah dambaan setiap pasangan suami-istri sebagai curahan kasih sayang dan sebagai penerus keturunan. Berbahagialah apabila pasangan suami-istri telah mendapatkan momongan, karena tidak jarang pasangan suami-istri yang telah lama membina bahtera rumah tangga namun belum juga diberi keturunan, hal ini disebabkan berbagai macam faktor, baik itu secara fisik maupun secara psikis. secara fisik hal ini berkaitan dengan masalah Kesuburan atau Ketidaksuburan (Infertilitas).Masalah Kesuburan dan Ketidaksuburan atau Infertilitas merupakan masalah yang cukup sensitif bagi pasangan suami-istri yang sulit mempunyai anak. Bahkan beberapa kasus berujung pada perceraian karena masalah seperti ini. Jika Anda atau pasangan memang memiliki masalah kesuburan, janganlah berkecil hati karena dalam banyak kasus hal itu dapat diobati dengan berbagai terapi dan pengobatan dengan teknologi modern.
Dalam kehidupan berumah tangga salah satu hal yang paling ditakutkan adalah Ketidaksuburan atau Infertilitas yang sering dikaitkan dengan Kemandulan pada salah satu pasangan. Bagi seorang wanita, Ketidaksuburan atau Infertilitas disebabkan karena gagalnya pelepasan Sel Telur atau Indung Telur tidak dapat menghasilkan sel telur yang matang. Dengan demikian tidak terjadi Ovulasi sehingga sel telur tidak masuk ke saluran telur yang menyebabkan tidak dapat terjadi pembuahan. Kondisi ini disebut sebagai Ovulation Disorder. Penyebab lainnya adalah tertutupnya atau tersumbatnya Tuba Falopi atau saluran telur. Atau adanya Endometriosis atau sering dikenal sebagai Kista yaitu tumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim. Sedangkan bagi pria, ketidaksuburan sering disebabkan karena tidak adanya Produksi Sperma pada Kantung Sperma. kalaupun ada produksi sperma, sperma ini jumlahnya sangat sedikit sehingga ketika masuk ke vagina, tidak ada satupun sperma yang berhasil membuahi sel telur.
Salah satu metode untuk mengatasi ketidaksuburan atau Infertilitas adalah dengan metode Bayi Tabung. Bayi tabung pertama kali berhasil dilakukan terhadap seorang bayi perempuan bernama Louise Joy Brown di Inggris pada tanggal 25 Juli 1978. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari Ovarium ibu lalu disatukan dengan sperma ayah dalam sebuah medium cair dalam gelas laboratorium. Lalu sel telur dibuahi di laboratorium. Setelah sel telur dibuahi, sekitar dua setengah hari kemudian, sel telur telah terbagi menjadi delapan sel yang sangat kecil. Kemudian dimasukkan ke dalam Uterus atau rahim ibu untuk berkembang secara normal menjadi bayi. Sejak saat itu, berbagai terapi dan teknologi dikembangkan untuk mengatasi masalah kesuburan baik pada pria maupun pada wanita.
Proses bayi tabung dilakukan dengan proses yang dikenal sebagai in Vitro Fertilization (IVF) atau pembuahan in vitro. IVF menjadi momentum untuk pengembangan perawatan dan terapi berikutnya untuk teknologi pembantu reproduksi atau Assisted Reproductive Technology (ART). ART mencakup berbagai perawatan untuk masalah kesuburan. Termasuk sel telur dari wanita lain lalu dibuahi untuk dikembangkan di rahim seorang wanita yang lain lagi. Tahun 1994 di Italia, seorang wanita tua berusia 62 tahun yang sudah tidak memiliki sel telur melahirkan seorang bayi yang berasal dari sel telur wanita lain yang dibuahi dengan sperma suaminya. Jadi banyak metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kesuburan. Walaupun hal ini mungkin di Negara kita ini menjadi hal yang sangat kontroversi karena menuai banyak pro kontra dari masyarakat luas, khususnya dari kelompok kelompok agama yang menganggap hal tersebut melanggar aturan agama.
pada dasarnya ada beberapa teknik atau jenis perawatan untuk masalah ketidaksuburan baik untuk pria maupun untuk wanita selain bayi tabung. Teknik perawatan-perawatan ini telah melalui serangkaian proses penelitian yang panjang sehinga angka keberhasilan melalui teknik-teknik ini cukup memuaskan bagi pasangan yang memang memiliki masalah ketidaksuburan.
Namun sebelum menggunakan salah satu metode perawatan masalah ketidaksuburan ini, alangkah baiknya apabila melakukan riset terlebih dahulu secara mendalam serta banyak berdiskusi baik pada para ahli medis maupun kepada pemimpin agama. Karena beberapa kelompok agama menganggap metode bayi tabung ataupun metode inseminasi buatan termasuk melanggar aturan agama. Hal tersebut dianggap seperti itu khususnya jika pembuahan atau pengembangan bayi dilakukan bukan di rahim ibu yang memberikan sel telur ataupun bukan memnggunakan sperma yang berasal dari suami sendiri, dengan kata lain bagi beberapa kelompok agama jika melibatkan pihak ketiga baik sebagai donor maupun media pembuahan yang bukan suami atau istri sah, itu sudah dianggap melanggar hukum agama. Karena itu masalah memilih perawatan ini adalah keputusan pribadi setiap pasangan dan perlu didiskusikan secara mendalam.
Sebelum memutuskan memilih jenis teknik perawatan untuk masalah infertilitas atau ketidaksuburan, sebaiknya Anda bertanya secara lebih dalam kepada ahli medis yang menangani masalah Anda. Tanyakan apa saja kerugian dan keuntungan dari masing-masing teknik untuk Anda maupun pasangan. Serta tanyakan berbagai risiko yang bisa terjadi bagi Anda dan pasangan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu:
• Inseminasi Buatan
Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya.
• GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer)
GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope, sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan.
• IVF (In Vitro Fertilization)
IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Lalu setelah terjadi pembuahan, hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks.
• ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer)
ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. Kemudian setelah sel telur dibuahi, dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.
• ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)
ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Dengan teknik ini, sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur.
Jadi Anda tidak perlu khawatir jika pasangan Anda mengalami masalah infertilitas atau ketidaksuburan, karena semuanya bisa diatasi dengan berbagai teknologi modern yang tersedia saat ini.
(dari berbagai sumber)
Ketidaksuburan atau Infertilitas
Kecerdasan Orang Yahudi Dimulai Sejak Dalam Rahim
Artikel yang ditulis oleh Dr Stephen Carr Leon sejatinya patut untuk menjadi bahan renungan kita bersama. Artikel yang ditulis oleh Dr Stephen ini berisi hal-hal yang menjadikan mengapa Bangsa Yahudi Pintar, tulisan ini dia tulis berdasarkan pengamatan langsung setelah berada kurang lebih 3 tahun di Israel dalam rangka menjalani Housemanship di beberapa Rumah Sakit disana.
Ketika tahun kedua dia tinggal di Israel, tepatnya akhir bulan Desember 1980 tiba tiba terlintas di benaknya beberapa pertanyaan yang cukup menggoda bagi dirinya, dalam benaknya di bertanya “Apa sebabnya Orang Yahudi itu begitu pintar?”, “Mengapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka?”, “Apakah ini suatu kebetulan?, atau hasil usaha dari mereka sendiri?”. Atas dasar pertanyaan yang mengganggu itu maka Dr. Stephen tergerak untuk membuat suatu tesis untuk jengjang Phd-nya. Yang pada kenyataannya ternyata tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun dalam pembuatannya karena Dr. Stephen harus mengumpulkan data-data yang akurat dan setepat mungkin.
Dr. Stephen menulis, dimulai dengan persiapan awal melahirkan bagi wanita-wanita Yahudi. Di Israel apabila setelah mengetahui sang ibu tengah mengandung maka si ibu ini akan sering bernyanyi dan bermain piano. Bahkan sang ibu beserta suaminya akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama sang suami. Hal ini membuat heran Dr. Stephen karena ada temanya yang sedang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan padanya. Hingga Dr. Stephen bertanya pada temannya tersebut “Apakah ini untuk anak kamu?” dan temannya menjawab “iya ini untuk anak saya yang masih ada di kandungan, saya sedang melatih otaknya, dan semoga ia menjadi orang yang jenius”. Sehingga hal ini membuat Dr. Stephen menjadi lebih tertarik untuk mengikuti perkembangannya. Tanpa mersa jenuh si ibu terus mengerjakan latihan matematika sampai genap dia melahirkan. Nah ternyata latihan otak semenjak bayi dalam kandungan itu begitu penting dalam rangka membuat kecerdasan dan IQ yang tinggi.
Hal lain yang diperhatikan oleh Dr, Stephen adalah cara makan orang-orang Yahudi. Sejak awal mengandung sang ibu suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Pada tengah hari makanan utamanya adalah roti dan ikan tanpa kepala, bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut kepercayaan orang yahudi, daging ikan itu baik untuk perkembangan otak sementara kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik dan dapat merusak perkembangan serta pertumbuhan otak anak di dalam kandungan. Hal ini sudah menjadi adat orang-orang Yahudi ketika calon ibu tengah mengandung, bahkan sudah menjadi kewajiban bagi mereka apabila sang ibu tengah mengandung harus mengkonsumsi pil minyak ikan
Keunikan lain yang Dr. Stephen pelajari adalah ketika ia diundang untuk makan malam bersama orang-orang Yahudi. Perhatian Dr. Stephen adalah pada menu makan mereka, pada setiap kali ia memenuhi undangan makan malam ternyata mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet), dan biasanya apabila sudah ada ikan tidak akan ada daging, dengan kata lain ikan dan daging tidak akan tersedia bersama dalam satu meja. Karena menurut mereka (orang Yahudi) ikan dan daging tidak bagus untuk dimakan bersama, berbeda dengan salad dan kacang kedua jenis makanan ini harus ada untuk dimakan, terutama kacang badam. Pada setiap makan mereka akan makan buah terlebih dahulu sebelum hidangan utama. Menurut mereka, dengan memakan karbohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah-buahan dapat menyebabkan kantuk, akibatnya menjadi lemah dan payah untuk memahami pelajaran-pelajaran di sekolah.
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali-kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka, Dan menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan bahwa Nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang diungkapkan oleh saintis Gen dan DNA Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan. Pada pengamatannya, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban bagi mereka. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Selanjutnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajarkan matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Dr. Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yang di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun di-Universitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka sekaligus harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! (gila bener, kalo ngga dapet profit ya ngga lulus, beda bgt ya ma kita di Indonesia, lulus aja kadang dikatrol bo!!!), namun inilah kenyataannya, memang begitu cara mendidik mereka.
Kesimpulan yang dapat diambil daripada teori Dr. Stephen ini adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi.
Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika anak-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Karena kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya. Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang diambil sederhana saja, “Rokok”. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.
Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu. Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok, Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts harga yang sangat murah.
“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”
(sumber : sabili.co.id & berbagai sumber)
Dukun Sakti & Batu Ajaib
Beberapa pekan ini santer diberitakan bahwa ada seorang dukun cilik yang bisa menyebuhkan berbagai macam penyakit. Dukun ini berada di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Memang Kota Jombang akhir-akhir ini selalu menjadi pusat perhatian khalayak ramai, setelah di gegerkan oleh kasus Ryan sang penjagal dari Jombang, kini menjadi perhatian karena adanya dukun cilik ini.
Muhammad Ponari (9) begitu nama bocah ini, fenomena seorang bocah yang menjelma menjadi seorang dukun cilik. Kisah Ponari ini sendiri, bermula dari kejadian mistis yang terjadi sebulan lalu. Saat itu, dia mendapati batu berwarna kuning emas di atas kepalanya, sesaat setelah petir menyambar. Batu itu kemudian, berulang kali ia buang dan kembali ke tangannya. Mulailah Ponari mencoba mengobati salah satu anggota keluarganya, dan menurut Mukharomah, ibu Ponari, sakit itu mampu disembuhkan. Maka tersiarlah kabar ke seantero kampung dan menjelmalah Ponari dari seorang anak biasa menjadi seorang Juru Sembuh yang ampuh.
Di desa yang jauh dari perkotaan itu, masyarakat menggunjingkan kemampuan Ponari, bocah kelas III SD yang berubah menjadi sosok yang dianggap mampu menjadi penolong bagi si sakit. Dari hari ke hari, jumlah pasien bocah berumur sembilan tahun ini semakin tak terkendali. Berawal dari satuan, puluhan, ratusan, ribuan hingga puncaknya, pasien Ponari mencapai angka 50 ribu orang. Mereka berdatangan dari berbagai kota di Jawa Timur, bahkan hingga Jawa Tengah. Banyak orang berharap batu ajaib di tangan Ponari bisa menyembuhkan segala macam penyakit.
Mereka rela berdesak-desakan saat mengantre untuk mendapat pengobatan dari Ponari. Tak sedikit diantaranya jatuh pingsan.Bahkan Selasa kemarin, seorang pasien tewas terinjak-injak saat berebut untuk mendapatkan pengobatan dari Ponari. Beberapa waktu sebelumnya, dua pasien yang tengah sakit keras juga tak bisa diselamatkan nyawanya saat antre. Tapi hal itu sepertinya tidak diperdulikan. Meski berkali-kali ditutup, warga tetap mengantre untuk memeroleh kesembuhan bocah sakti. Mereka yakin, dengan batu di tangannya, air yang dicelup konon mampu menyembuhkan segala penyakit.
Di mata masyakarat, Ponari menjadi satu-satunya pilihan atas sakit yang diderita. Entah dimana dan bagaimana pola Fikir serta cara berfikir masyarakat kita sekarang, apakah segala sesuatunya selalu berpatok pada hal-hal yang Irasional ataukah memang cara berfikir secara Rasional sudah tidak berlaku lagi di Masyarakat kita. Atau memang karena faktor ekonomi yang melilit masyarakat kita yang membentuk fikiran-fikiran yang irasional seperti itu, karena memang pada saat ini bagi kalangan menengah ke bawah biaya berobat dirasakan cukup mahal.
Menurut Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat Depkes Budiarja Singgih, ramainya warga berkunjung dan berobat ke Ponari karena kultur masyarakat Indonesia. "Itu adalah kultur masyarakat kita. Itu fenomena umum. Kita harus berpikiran positif selama tidak merugikan masyarakat," imbuhnya.
Bagi dra Denok Wigati Msi, psikolog dari Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, cerita tentang 'kesaktian' Ponari itu hanyalah karena sugesti pasiennya. Menurut alumnus Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini, begitu muncul kabar 'kelebihan' Ponari, banyak masyarakat percaya.
"Sugestinya yang sudah demikian kuat, bisa menimbulkan sebuah hipnosis, yang hipnosis ini bisa membuat orang melakukan hal-hal di luar kendali dirinya. Padahal, hipnosis hanyalah 'memainkan' perasaan seseorang," kata Pembantu Dekan I Fakultas Psikologi Undar ini.
Apapun kata orang tentang Ponari, bagi H Rosyid, warga Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, bocah itu telah menyembuhkan penyakitnya. Laki-laki usia 67 tahun itu lumpuh kedua kakinya akibat stroke selama sekitar 10 tahun, sembuh di tangah Ponari. "Tapi setelah minum air dari dukun cilik itu saya sudah bisa berjalan, meski masih harus dituntun," kata Rosyid, tersenyum lebar.
'Kesaktian' Ponari juga diakui Djamil, tetangga Ponari. Pensiunan guru SD ini mengaku, anaknya, Luluk Jamilah, 35, yang sekitar 10 tahun mengalami gangguan jiwa, mulai sembuh setelah berobat ke Ponari, akhir Januari lalu.
Mungkin tidak sih bila hal seperti diatas itu dijelaskan secara Ilmiah?
Kadang saya berfikir bila batu tersebut mengandung medan magnet, elektro magnet, aliran listrik atu semacam itu apapun namanya, karena sebelumnya telah tersambar petir. Nah bila bila batu tersebut disentuhkan pada manusia atau pada air sebagai perantaranya dan diminumkan pada manusia hal tersebut bisa menyelaraskan electromagnet atau aliran listrik yang ada pada manusia sehingga jaringan jaringan yang lama beku atau tak produktif bisa kembali berkontraksi. Mungkin ga sih seperti itu?, atau memang batu tersebut adalah batu ajaib? Atau memang budaya masyarakat kita yang selalu tidak rasional dan selalu menhubungkan segala sesuatunya dengan yang gaib-gaib. Aneh ya? Ko bisa-bisanya air dicelup pake batu jadi berkhasiat. Hihihiii. Lucu, air Zam-Zam saja yang jelas jelas air terbaik di dunia tidak segitunya.
Namun saya percaya segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini harus bisa dijelaskan secara Ilmiah dan Masuk akal. Yang baik biarlah menjadi baik, yang buruk biarlah menjadi buruk, lalu terserah anda mau memilih yang mana.
Coba Menurut Rekan-Rekan bagaimana ?
(Sumber Harian Global)
Lika Liku Pesawat Terbang
Terbang adalah suatu impian setiap manusia, manusia telah memimpikan hal ini sejak lama kurang lebih sejak abad ke-6 orang-orang sudah punya angan-angan untuk Terbang. Bebagai macam cara mereka lakukan dari mulai hal-hal yang bodoh hingga ide-ide brilian mereka wujudkan, hanya untuk merealisasikan angan-angan mereka, yaitu terbang, terbang bebas lepas bagai seekor burung melintasi alam dan daerah yang belum mereka kenal sebelumnya, melihat keindahan alam dari atas angkasa hingga akhirnya pulang kembali ke tempat asal mereka, sungguh pengalaman dan impian yang sangat mempesona. Usaha-usaha orang-orang terdahulu untuk terbang sungguh luar biasa dan tahukah seperti apa usaha-usaha mereka ini coba kita simak beberapa kisah tentang usaha manusia untuk terbang berikut ini.
Pada abad ke-6 di suatu Negara yang bernama China, kurang lebih terjadi pada tahun 559 seorang pangeran yang bernama Yuan Huangtou diterbangkan menggunakan Layang-layang. Dia diterbangkan dari puncak sebuah menara dan hal yang ia lakukan ini berhasil, sang pangeran bisa terbang beberapa saat hingga melewati tembok kota, dan berhasil mendarat dengan selamat. Coba bayangkan seberapa besar layang-layang yang mesti dibuat untuk menerbangkan pangeran itu, pastinya besar sekali. Dan yang membuat menarik adalah peralatan dan bahan untuk membuatnya pasti sangat sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang ada seperti bambu dan kain.
Cerita lain datang dari abad ke-9 tentang seorang yang bernama Abbas Ibnu Fitnas yang mencoba melakukan percobaan terbang dari puncak menara Mesjid Raya di Cordoba, Spanyol. Hal ini dilakukan oleh Abbas Ibnu Fitnas pada tahun 852 dengan cara menggunakan dua sayap yang seakan-akan meniru sayap burung, namun ketika itu ia gagal dan ia terjatuh. Namun beruntung dia selamat dari percobaan yang mengerikan itu karena ia memakai baju khusus yang menhan laju ketika ia terjatuh. Konon pakaian ini adalah cikal-bakal Parasut pada masa sekarang. Pantang menyerah Abbas Ibnu Fitnas mencoba lagi percobaannya yang kedua pada tahun 875. berbeda dengan percobaan yang pertama kali ini ia mencoba dengan Pesawat Terbang Layang, pada percoban kedua ini ia terbang dari sebuah gunung yang bernama Jabal al Arus (sekarang : Mount of The Bride). Percobaan ini berhasil ia lakukan, ia Terbang berputar-putar dan kembali ke tempat ia pertama meluncur. Namun kali ini keberuntungan tidak berpihak pada Abbas Ibnu Fitnas, ia gagal mendarat sehingga dia mengalami cedera punggung yang sangat parah.
Pada abad ke-15 tepatnya pada tahun 1496, Leonardo Da Vinci mencoba mereka-reka dan mendesain beberapa bentuk alat terbang dan pesawat, hal ini dia tuangkan dalam gambar dan sketsa, namun sayang sejarah membuktikan bahwa tidak ada bukti otentik atas rancangannya yang ia wujudkan.
Waktu bergulir detik demi detik, hari demi hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun hingga pada abad ke-17 pada tahun 1630-1632, seorang yang bernama Hezarfen Ahmad Celebi mengendarai Pesawat Terbang Layang-nya melewati dan meyebrangi Bosporus. Ia terbang melompat dan meluncur dari puncak menara Galata yang tingginya hingga 55 meter, menara ini terletak di Istanbul, Turki. Sungguh luar biasa ia berhasil Terbang sejauh 3 kilometer dan mendarat dengan selamat, sungguh prestasi yang luar biasa pada masa itu.
Penemuan demi penemuan akan alat untuk terbang semakin maju hingga pada abag ke-18 pada tahun 1783, Jean Francois Pilatre de Rozier dan Francois Laurent d’Arlandes Terbang menggunakan sebuah Balon Udara, msa saat itu mereka berhasil menempuh jarak hingga 8 kilometer. Pada masa ini balon yang mereka gunakan adalah balon yang ditemukan oleh Montgolfier bersaudara, tenaga yang digunakan oleh balon ini adalah menggunakan kayu baker, Balon ini tidak memiliki kemudi sehingga Balon ini melaju tergantung dari kemana angin bertiup. Ngeri juga ya, bisa nyasar-nyasar tuh. Ga bisa pulang.
Kemajuan alat terbang mulai terasa semakin maju ketika muali memasuki abad ke-19, seorang yang bernama Montgomery berhasil menciptakan sebuah Pesawat Layang hasil penyempurnaan dari para pendahulunya, pesawat ini ia lengkapi dengan alat pengendali sehingga pesawat ini dapat dikendalikan oleh si pengendara.
Masa keemasan dan penemuan di bidang alat Terbang adalah pada masa memasuki abad ke-20, pasti rekan-rekan semua juga sudah pada tahu pada masa ini Wilbur Wright Bersaudara berhasil membuat pesawat bermesin. Konon pesawat ini berhasil dibuat setelah berulang kali melakukan percobaan hingga ratusan kali, dan yang luar biasa adalah bahwa mereka melakukan uji coba sebanyak 200 jenis sayap untuk mencari sayap pesawat terbaik untuk terbang. Maka dengan ditemukannya pesawat bermesin oleh Wilbur Wright Bersaudara, terbang bagi manusia bukan lagi mimpi dan angan-angan.
(dari berbagai sumber)
Kemoterapi, Manfaat dan Efek Samping
Bila pada suatu tempat di badan kita terdapat pertumbuhan sel-sel yang berlebihan, maka akan terjadi suatu benjolan atau Tumor. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut dengan Kanker. Tumor Ganas mempunyai sifat yang khas, yaitu dapat menyebar luas ke bagian lain di seluruh tubuh untuk berkembang menjadi Tumor yang baru. Penyebaran ini disebut Metastase. Kanker mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang tumbuh secara cepat, ada yang tumbuh tidak terlalu cepat.
Terdapat kurang lebih 130 jenis penyakit Kanker, yang mempengaruhi kondisi tubuh kita dengan berbagai macam cara dan membutuhkan penanganan yang berbeda-beda. Tetapi semua jenis Kanker itu memiliki kesamaan: terdiri atas sel-sel yang membelah dengan cepat dan tumbuh tak terkontrol. Fungsi utama obat-obat Kemoterapi (Ing. Chemotherapy) adalah mengenali dan menghancurkan sel-sel seperti ini.
Kemoterapi telah digunakan sejak tahun 1950-an. Biasa diberikan sebelum atau sesudah pembedahan. Tujuannya adalah membasmi seluruh sel-sel Kanker sampai ke akar-akarnya, sampai ke lokasi yang tidak terjangkau pisau bedah. Paling tidak untuk mengontrol sel-sel Kanker agar tidak menyebar lebih luas. Pengobatan Kanker tergantung pada jenis atau tipe Kanker yang diderita dan dari mana asal Kanker tersebut. Umur, kondisi kesehatan umum pasien serta system pengobatan juga mempengaruhi proses pengobatan kanker. Pada kasus Kanker Pengobatan utama adalah melalui:
1. Pembedahan atau Operasi
2. Kemoterapi atau dengan cara pemberian Obat-obatan
3. Radioterapi atau Penggunaan Sinar Radiasi
Pada kenyataannya Secara umum biasanya digunakan lebih dari satu macam cara pengobatan di atas, misalnya Pembedahan yang diikuti oleh Kemoterapi atau Radioterapi, bahkan kadang pengobatan digunakan dengan 3 kombinasi (Pembedahan, Kemotarapi dan Radioterapi). Pada dasarnya Tujuan utama dari Pembedahan adalah mengangkat Kanker secara keseluruhan karena Kanker hanya dapat sembuh apabila belum menjalar ketempat lain. Sedangkan Kemoterapi dan Riadiasi tidak bukan dan tidak lain bertujuan untuk membunuh sel-sel Kanker atau menghentikan pertumbuhan sel-sel Kanker yang masih tertinggal.
Kemoterapi adalah proses pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel-sel Kanker. Banyak obat yang digunakan dalam Kemoterapi.
Manfaat Kemoterapi antara lain adalah sebagai berikut:
1. Pengobatan
Beberapa jenis kanker dapat disembuhkan secara tuntas dengan satu jenis Kemoterapi atau
beberapa jenis Kemoterapi.
2. Kontrol
Kemoterapi ada yang bertujuan untuk menghambat perkembangan Kanker agar tidak
bertambah besar atau menyebar ke jaringan lain.
3. Mengurangi Gejala
Bila kemotarapi tidak dapat menghilangkan Kanker, maka Kemoterapi yang diberikan
bertujuan untuk mengurangi gejala yang timbul pada penderita, seperti meringankan rasa
sakit dan memberi perasaan lebih baik serta memperkecil ukuran Kanker pada daerah yang
diserang.
Kemoterapi dapat diberikan dengan cara Infus, Suntikan langsung (pada otot, bawah kulit, rongga tubuh) dan cara Diminum (tablet/kapsul).
- Dalam bentuk tablet atau kapsul yang harus diminum beberapa kali sehari. Keuntungan
kemoterapi oral semacam ini adalah: bisa dilakukan di rumah.
- Dalam bentuk suntikan atau injeksi. Bisa dilakukan di ruang praktek dokter, rumah sakit,
klinik, bahkan di rumah.
- Dalam bentuk infus. Dilakukan di rumah sakit, klinik, atau di rumah (oleh paramedis yang
terlatih).
Tergantung jenisnya, Kemoterapi ada yang diberikan setiap hari, seminggu sekali, tiga minggu sekali, bahkan sebulan sekali. Berapa seri penderita harus menjalani Kemoterapi, juga tergantung pada jenis kanker penderita. Yang paling ditakuti dari kemoterapi adalah efek sampingnya. Ada orang yang sama sekali tidak merasakan adanya efek samping Kemoterapi. Ada yang mengalami efek samping ringan. Tetapi ada juga yang sangat menderita karenanya. Ada-tidak atau berat-ringannya efek samping kemoterapi tergantung pada banyak hal, antara lain jenis obat kemoterapi, kondisi tubuh Anda, kondisi psikis Anda, dan sebagainya. Efek samping Kemoterapi timbul karena obat-obat kemoterapi sangat kuat, dan tidak hanya membunuh sel-sel kanker, tetapi juga menyerang sel-sel sehat, terutama sel-sel yang membelah dengan cepat. Karena itu efek samping kemoterapi muncul pada bagian-bagian tubuh yang sel-selnya membelah dengan cepat. Efek samping dapat muncul ketika sedang dilakukan pengobatan atau beberapa waktu setelah pengobatan. Efek samping yang bisa timbul adalah antara lain:
1. Lemas
Efek samping yang umum timbul. Timbulnya dapat mendadak atau perlahan. Tidak langsung
menghilang dengan istirahat, kadang berlangsung terus hingga akhir pengobatan.
2. Mual dan Muntah
Ada beberapa obat Kemoterapi yang lebih membuat mual dan muntah. Selain itu ada
beberapa orang yang sangat rentan terhadap mual dan muntah. Hal ini dapat dicegah dengan
obat anti mual yang diberikan sebelum,selama, atau sesudah pengobatan Kemoterapi. Mual
muntah dapat berlangsung singkat ataupun lama.
3. Gangguan Pencernaan
Beberapa jenis obat Kemoterapi berefek diare. Bahkan ada yang menjadi diare disertai
dehidrasi berat yang harus dirawat. Sembelit kadang bisa terjadi.
Bila diare: kurangi makanan berserat, sereal, buah dan sayur. Minum banyak untuk
mengganti cairan yang hilang.
Bila susah BAB: perbanyak makanan berserat, olahraga ringan bila memungkinkan
4. Sariawan
Beberapa obat kemoterapi menimbulkan penyakit mulut seperti terasa tebal atau infeksi.
Kondisi mulut yang sehat sangat penting dalam kemoterapi
5. Rambut Rontok
Kerontokan rambut bersifat sementara, biasanya terjadi dua atau tiga minggu setelah
kemoterapi dimulai. Dapat juga menyebabkan rambut patah di dekat kulit kepala. Dapat
terjadi setelah beberapa minggu terapi. Rambut dapat tumbuh lagi setelah kemoterapi selesai.
6. Otot dan Saraf
Beberapa obat kemoterapi menyebabkan kesemutan dan mati rasa pada jari tangan atau kaki
serta kelemahan pada otot kaki. Sebagian bisa terjadi sakit pada otot.
7. Efek Pada Darah
Beberapa jenis obat kemoterapi dapat mempengaruhi kerja sumsum tulang yang merupakan
pabrik pembuat sel darah, sehingga jumlah sel darah menurun. Yang paling sering adalah
penurunan sel darah putih (leokosit). Penurunan sel darah terjadi pada setiap kemoterapi dan
tes darah akan dilaksanakan sebelum kemoterapi berikutnya untuk memastikan jumlah sel
darah telah kembali normal. Penurunan jumlah sel darah dapat mengakibatkan:
A. Mudah terkena infeksi
Hal ini disebabkan oleh Karena jumlah leokosit turun, karena leokosit adalah sel darah yang
berfungsi untuk perlindungan terhadap infeksi. Ada beberapa obat yang bisa meningkatkan
jumlah leokosit.
B. Perdarahan
Keping darah (trombosit) berperan pada proses pembekuan darah. Penurunan jumlah
trombosit mengakibatkan perdarahan sulit berhenti, lebam, bercak merah di kulit.
C. Anemia
Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah yang ditandai oleh penurunan Hb
(hemoglobin). Karena Hb letaknya di dalam sel darah merah. Akibat anemia adalah seorang
menjadi merasa lemah, mudah lelah dan tampak pucat.
8. Kulit dapat menjadi kering dan berubah warna
Lebih sensitive terhadap matahari.
Kuku tumbuh lebih lambat dan terdapat garis putih melintang.
9. Produksi Hormon
menurunkan nafsu seks dan kesuburan
Setiap obat memiliki efek samping yang berbeda!
Reaksi tiap orang pada tiap siklus juga berbeda!
Tetapi Anda tidak perlu takut. Bersamaan dengan kemoterapi, biasanya dokter memberikan juga obat-obat untuk menekan efek sampingnya seminimal mungkin. Lagi pula semua efek samping itu bersifat sementara. Begitu kemoterapi dihentikan, kondisi Anda akan pulih seperti semula.
Beberapa produk suplemen makanan mengklaim bisa mengurangi efek samping kemoterapi sekaligus membangun kembali kondisi tubuh Anda. Anda bisa menggunakannya, tetapi konsultasikanlah dengan ahlinya, dan sudah tentu dengan dokter Anda juga.
Saat ini, dengan semakin maraknya penggunaan obat-obatan herbal (yang semakin diterima kalangan kedokteran), banyak klinik yang mengaku bisa memberikan kemoterapi herbal yang bebas efek samping. Kalau Anda bermaksud menggunakannya, pastikan yang menangani Anda di klinik tersebut adalah seorang dokter medis. Paling tidak Anda harus berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda, dan lakukan pemeriksaan laboratorium secara teratur untuk memantau hasilnya.
sumber : Dharmais Cancer Hospital Website (Dr.dr.Noorwati S,SpPD.KHOM ) & Rumah Kanker
Sayap Sayap Patah
(Kahlil Gibran)
(Kahlil Gibran)
Tanyakan pada-Nya Mengapa Dia menciptakan sekeping hati ini
Begitu rapuh dan mudah terluka
Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta Begitu kuat dan kokoh
Saat berselimut cinta dan asa
Mengapa Dia menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini
Mengisi kekosongan di dalamnya Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih Menimbulkan segudang tanya
Memberikan semangat juga meninggalkan kepedihan yang tak terkira
Mengapa Dia menciptakan kegelisahan dalam jiwa
Menghimpit bayangan
Menyesakkan dada
Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa
Wahai ilalang
Pernahkan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini? Mengapa kau hanya diam
Katakan padaku
Sebuah kata yang bisa meredam gejolak jiwa ini
Sesuatu yang dibutuhkan raga ini
Sebagai pengobat rasa sakit yang tak terkendali
Desiran angin membuat berisik dirimu
Seolah ada sesuatu yang kau ucapkan padaku
Aku tak tahu apa maksudmu
Hanya menduga
Bisikanmu mengatakan ada seseorang di balik bukit sana
Menunggumu dengan setia
Menghargai apa arti cinta
Hati terjatuh dan terluka
Merobek malam menoreh seribu duka
Kukepakkan sayap - sayap patahku
Mengikuti hembusan angin yang berlalu
Menancapkan rindu
Di sudut hati yang beku
Dia retak, hancur bagai serpihan cermin
Berserakan
Sebelum hilang diterpa angin
Sambil terduduk lemah Ku coba kembali mengais sisa hati
Bercampur baur dengan debu
Ingin ku rengkuh
Ku gapai kepingan di sudut hati
Hanya bayangan yang ku dapat
Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya
Tak sanggup kukepakkan kembali sayap ini
Ia telah patah
Tertusuk duri yang tajam
Hanya bisa meratap
Meringis
Mencoba menggapai sebuah pegangan
Read More......
Kahlil Gibran (1883-1931)
Sampai saat ini, belum ada sastrawan Libanon yang namanya dapat disejajarkan dengan Kahlil Gibran. Dalam rentang usianya yang pendek, tak lebih dari 48 tahun, ia telah melahirkan karya yang kemudian jadi abadi. Jejak yang ia tinggalkan menembus waktu, generasi, ras, agama dan budaya. Namanya bahkan acap disandingkan sejajar dengan maestro lain, Blake, Dante, Tagore, Nietzsche, Micheleangelo, Rodin, dan Gothe.
Karya Gibran menjadi abadi dan melegenda bukan hanya karena keindahannya, melainkan karena mengandung ambisi yang dingin tentang kejujuran. Bahkan, "Keindahan ekspresi dan kedalaman misteri yang terkandung dalam syair maupun parabel Gibran telah memenuhi standar tulisan kitab suci," puji John Heynes Holmes, Menteri Urusan Gereja New York, dalam peluncuran buku Gibran, Jesus the Son of Man, 1928.
Nama Gibran bukan hanya mengharumkan Libanon, tapi juga semua kebudayaan, yang mengajarkan bagaimana menjadi manusia atas dasar cinta. Tak heran jika kemudian Gibran seakan menjadi kiblat bagi orang lain untuk ikut mengekspresikan diri. Dia seperti sang nabi, yang dipatuhi jutaan pengikut.
Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 Januari 1883 di Beshari, Libanon. Beshari merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Gibran kecil acap menatap badai, lidah petir, dan angin yang merontokkan gunung, dari kaca jendela rumahnya. Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang pada masanya nanti banyak mempengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam. Kejeniusannya dalam hal menulis sangat mumpuni dipengaruhi kenangan-kenangan masa lalu akan tanah kelahirannya. "Aku merasakan sukmaku bergemuruh, setiap tenaga alam itu tertangkap mataku," tulisnya.
Menginjak usia 10 tahun Gibran kecil bersama Ibunya dan kedua adik perempuannya pindah ke Boston, Amerika Serikat, pada masa ini Gibran mengalami kejutan budaya seperti dialami oleh banyak Imigran lain yang banyak berdatangan ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Masa-masa sekolah di kota ini diisi Gibran kecil dengan penuh keceriaan dan Akulturasi maka tak heran bila bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika. Namun walau begitu proses Amerikanisasi Gibran hanya berlangsung selama Tiga tahun saja karena setelah itu dia kembali ke Beirut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat (School of Wisdom) sejak tahun 1898 sampai 1901.
Selama awal masa remaja, visinya tentang tanah kelahiran dan masa depannya mulai terbentuk. Tirani kerajaan Ottoman, sifat munafik organisasi gereja, dan peran kaum wanita Asia Barat yang sekadar sebagai pengabdi, mengilhami cara pandangnya yang kemudian dituangkan ke dalam karya-karyanya yang berbahasa Arab.
Pada saat Gibran berusia 19 tahun dia meninggalkan tanah airnya kembali menuju Boston. Namun ingatannya tak pernah lepas sedikitpun dari tanah airnya yaitu Libanon, ingatan Gibran selalu pulang ke Libanon. Dan ia merasa, Eksotisme Timur tak dapat ia temukan di perantauannya. Libanon adalah sumber inspirasi terbesar bagi dirinya, saat di Boston ini pula dia menulis tentang negrinya untuk melepaskan ekspresi dirinya. Hal inilah yang kemudian memberinya kebebasan untuk menggabungkan dua pengalaman budaya yang berbeda menjadi satu. Dari pinggiran rel kereta di Boston, dia mengasah bakat melukisnya. "Aku bisa hidup hanya dengan modal keyakinan," ucapnya. Dan terbukti. Dalam sebuah pameran di tahun 1896, Florence Pierce, seorang guru seni lukis, justru melihat ketajaman bakatnya. Tapi bukan hanya bakat melukis itu yang membetot perhatian orang, karya lirisnya, Al-Mawakib (The Procession) yang melukiskan keindahan pohonan Cedar di Libanon, bahkan membuat orang harus menahan napas. Bukan sesuatu yang aneh. Pegunungan Cedar yang dia gambarkan adalah "kuil tak kasat mata, tempat semesta kesunyian mendatangi diriku." Dan kerinduan pada alam Libanon.
Dunia Barat dan Timur yang dia selami menumbuhkan kesadaran rekonsiliasi antarkutub, yang diwakili Islam dan Kristen. Gibran yakin, apa yang terjadi bukanlah konflik agama, karena pada hal yang paling mendasar, ada kesamaan antara agama itu. Karena itu, meski dibesarkan sebagai Kristen Maronite, Gibran menyatakan keagungan Alquran, dan potensinya bagi inspirasi Spiritual, Sosial, dan Sastra.
Sedangkan terhadap Yesus, Gibran meyakininya sebagai tokoh supremasi semua zaman. " Seniku tak dapat menemukan tempat istirahat yang lebih baik daripada kepribadian Yesus.... Hidupnya adalah simbol perikemanusiaan. Ia akan selalu menjadi tokoh segala zaman, dan dalam dirinya, kita akan selalu menemukan Misteri, Gairah, Cinta, Imajinasi, Tragedi, Keindahan, Romansa, dan Kebenaran," kata Gibran dalam The Crucified.
Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 hingga 1902. Saat itu usianya menginjak 20 tahun. Karya pertamanya, Spirits Rebellious ditulis di Boston dan diterbitkan di New York, yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindiran keras yang meyerang orang-orang korup yang dilihatnya. Akibatnya, Gibran menerima hukuman berupa pengucilan dari gereja Maronite. Akan tetapi, sindiran-sindiran Gibran itu tiba-tiba dianggap sebagai harapan dan suara pembebasan bagi kaum tertindas di Asia Barat.
Masa-masa pembentukan diri Gibran selama di Paris tercerai-berai ketika Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena TBC. Gibran-pun dengan segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC. Ibu yang memuja dan dipujanya, Kamilah, juga telah meninggal dunia karena tumor ganas. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya. Kematian anggota keluarga yang sangat dicintainya itu terjadi antara bulan Maret dan Juni tahun 1903. Gibran dan adiknya Marianna lantas harus menyangga sebuah keluarga yang tidak lengkap ini dan berusaha keras untuk menjaga kelangsungan hidup mereka.
Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua, Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari hasil menjahit di Miss Teahan's Gowns. Berkat kerja keras adiknya itu, Gibran dapat meneruskan karier keseniman dan kesasteraannya yang masih awal.
Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston. Dari tahun 1909 sampai 1910, dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Sekembalinya ke Boston, Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill. Ia juga mengambil alih pembiayaan keluarganya.
Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.
Sebelum tahun 1912 karyanya Broken Wings (Sayap-sayap patah) telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya.
Pengaruh Broken Wings terasa sangat besar di dunia Arab karena di sini untuk pertama kalinya wanita-wanita Arab yang dinomorduakan mempunyai kesempatan untuk berbicara bahwa mereka adalah istri yang memiliki hak untuk memprotes struktur kekuasaan yang diatur dalam perkawinan. Cetakan pertama Broken Wings ini dipersembahkan untuk Mary Haskell.
Gaya karya awal Gibran memang tak dapat dilepaskan dari corak Romantisme Arab. Tapi Gibran menyimpangkannya dengan memasukkan unsur pemberontakan pada tradisi yang ia rasa mengungkung kebebasan. Dari New York dia mengajak dan mengilhami versi baru Ramantisme Arab yang memperhalus jiwa manusia dengan spiritualisme. Gibran menunjukkan hal itu dengan pengungkapannya dalam pemikiran Sufistik melalui Iram Dhat al'Imad (Iram, Kota di atas Pilar). Namun ia juga mengkritik nilai sosial arab melalui beberapa karyanya, yang kemudian menuai kritik.
Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, The Madman, His Parables and Poems. Persahabatan yang erat antara Mary Haskell tergambar dalam The Madman. Setelah The Madman, buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah Twenty Drawing, 1919; The Forerunne, 1920; dan The Prophet pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Libanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.
Sebelum terbitnya The Prophet, hubungan dekat antara Mary dan Gibran mulai tidak jelas. Mary dilamar Florance Minis, seorang pengusaha kaya dari Georgia. Ia menawarkan pada Mary sebuah kehidupan mewah dan mendesaknya agar melepaskan tanggung jawab pendidikannya. Walau hubungan Mary dan Gibran pada mulanya diwarnai dengan berbagai pertimbangan dan diskusi mengenai kemungkinan pernikahan mereka, namun pada dasarnya prinsip-prinsip Mary selama ini banyak yang berbeda dengan Gibran. Ketidaksabaran mereka dalam membina hubungan dekat dan penolakan mereka terhadap ikatan perkawinan dengan jelas telah merasuk ke dalam hubungan tersebut. Akhirnya Mary menerima Florance Minis.
Pada tahun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia. Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Seiring dengan naiknya reputasi Gibran, ia memiliki banyak pengagum. Salah satunya adalah Barbara Young. Ia mengenal Gibran setelah membaca The Prophet. Barbara Young sendiri merupakan pemilik sebuah toko buku yang sebelumnya menjadi guru bahasa Inggris. Selama 8 tahun tinggal di New York, Barbara Young ikut aktif dalam kegiatan studio Gibran.
Gibran menyelesaikan Sand and Foam tahun 1926, dan Jesus the Son of Man pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, Lazarus pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan The Earth Gods pada tahun 1931. Karyanya yang lain The Wanderer, yang selama ini ada di tangan Mary, diterbitkan tanpa nama pada tahun 1932, setelah kematiannya. Juga tulisannya yang lain The Garden of the Propeth.
Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hati dan TBC, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Pada pagi hari terakhir itu, dia dibawa ke St. Vincent's Hospital di Greenwich Village.
Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah untuk mengabarkan kematian penyair ini. Meskipun harus merawat suaminya yang saat itu juga menderita sakit, Mary tetap menyempatkan diri untuk melayat Gibran. Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Ma Sarkis, sebuah biara Carmelite di mana Gibran pernah melakukan ibadah.
Gibran tak punya cerita tentang seks. Cinta, bagi dirinya yang rapuh karena diterkam sakit yang menahun, adalah kejujuran dan kepasrahan, sikap yang mencerminkan ketotalan "sang nabi" dari Libanon ini. Maka, ketika maut menjemputnya melalui sakit, Gibran tersenyum menyambutnya.
Dirangkum dari 10 Kisah Hidup Penulis Dunia & berbagai sumber
Jembatan Rama Ternyata Ada dan Nyata
Dalam masa pengasingannya di hutan, Rama dan Lakshmana bertemu dengan berbagai raksasa, termasuk Surpanaka. Karena Surpanaka bernafsu dengan Rama dan Lakshmana, hidungnya terluka oleh pedang Lakshmana. Surpanaka mengadu kepada Rahwana bahwa ia dianiyaya. Rahwana menjadi marah dan berniat membalas dendam. Ia menuju ke tempat Rama dan Lakshmana kemudian dengan tipu muslihat, ia menculik Shinta, istri Sang Rama. Dalam usaha penculikannya, Jatayu berusaha menolong namun tidak berhasil sehingga ia gugur.
Rama yang mengetahui istrinya diculik mencari Rahwana ke Kerajaan Alengka atas petunjuk Jatayu. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan Sugriwa, Sang Raja Kiskindha. Atas bantuan Sang Rama, Sugriwa berhasil merebut kerajaan dari kekuasaan kakaknya, Subali. Untuk membalas jasa, Sugriwa bersekutu dengan Sang Rama untuk menggempur Alengka. Dengan dibantu Hanuman dan ribuan Wanara, mereka menyeberangi lautan dengan cara membuat jembatan dari batu-batu dan pasir yang dibangun oleh para Wanara dan kemudian menggempur Alengka.
Rahwana yang tahu kerajaannya diserbu, mengutus para sekutunya termasuk puteranya Indrajit untuk menggempur balik pasukan Rama. Nasihat Wibisana (adiknya) diabaikan dan ia malah diusir. Akhirnya Wibisana memihak Rama. Indrajit melepas senjata Nagapasa yang sungguh dahsyat dan memperoleh kemenangan, namun tidak lama. Ia gugur di tangan Lakshmana. Setelah sekutu dan para patihnya gugur satu persatu, Rahwana akhirnya tampil ke medan pertempuran dan pertarungan berlangsung sengit. Dengan senjata panah Brahmāstra yang sakti yang dilepaskan Rama akhirnya Rawana-pun gugur sebagai ksatria. Setelah Rahwana gugur, tahta Kerajaan Alengka diserahkan kepada Wibisana. Shinta kembali ke pangkuan Rama setelah kesuciannya diuji. Rama, Shinta, dan Lakshmana pulang ke Ayodhya dengan selamat. Hanuman menyerahkan dirinya bulat-bulat untuk mengabdi kepada Rama. Ketika sampai di Ayodhya, Bharata menyambut mereka dengan takzim dan menyerahkan tahta kepada Rama.
Begitulah sepenggal cerita Ramayana yang sangat terkenal. Ramayana berasal dari bahasa Sansekerta yang berasal dari kata Rāma dan Ayaṇa yang berarti "Perjalanan Rama", kisah ini adalah sebuah cerita epos dari India yang digubah oleh Walmiki (Valmiki) atau Balmiki. Ada yang menarik mengenai kisah Ramayana ini, karena dipercaya kisah ini merupakan kisah yang nyata dari masa lalu, menyebar dan berkembang karena diceritakan turun-temurun. Mengapa hal ini disebut sebagai kisah nyata karena jembatan sebagai sarana menyebrang ke Negara Alengka telah ditemukan, Negara Alengka sendiri dipercaya adalah Srilanka sekarang. Adam Bridge atau Rama Bridge begitulah sebutan bagi jembatan ini dan merupakan salah satu tempat yang sangat misterius.
Menurut kepercayaan India jembatan ini dibangun dengan menggunakan batu dan pasir apung, namun para Dewa mengatakan dikemudian hari bebatuan tersebut akan menancap ke dasar laut, yang akhirnya menciptakan rangkaian batu karang yang panjang. Jembatan purba misterius ini membentang sepanjang 18 mil (30 Km) di Selat Palk yang menghubungkan antara Pamban Island (India) dan Manand Island (Srilanka), Lengkungan jembatan yang unik serta komposisi alamiahnya seakan-akan buatan tangan manusia. Jembatan ini diperkirakan telah berumur 1.000.000 tahun lebih menurut para ahli. Citra dari Rama Brige sendiri sangat mudah terlihat dari atas permukaan air laut karena letaknya yang tidak terlalu dalam, yaitu hanya tergenang sedalam kira-kira 1,2 meter (jika air laut sedang surut). Status dari jembatan tersebut sebenarnya masih merupakan misteri hingga saat ini, namun menurut tafsiran para ahli, diperkirakan mungkin Rama Bridge sangat erat kaitannya dengan Epos terkenal India, Ramayana. Dan hal ini memang banyak dipercayai oleh banyak orang dari berbagai kalangan.
Srilanka Archeology Department telah mengeluarkan suatu statement yang
menyebutkan usia Rama Bridge mungkin berkisar diantara 1.000.000 hingga 2.000.000 tahun, namun apakah jembatan ini benar-benar terbentuk secara alami ataukah merupakan suatu mahakarya manusia hal itu belum bisa mereka terangkan. S.U.Deraniyagala, Direktur Jenderal Arkeologi Srilanka yang juga merupakan pengarang buku "Early Man and the Rise of Civilization in Sri Lanka: the Archaeological Evidence" mengatakan bahwa peradaban manusia telah muncul di Kaki Gunung Himalaya sekitar 2.000.000 tahun silam, walaupun menurut para sejarawan peradaban paling awal didaratan India adalah peradaban Bangsa Ca, hal itu bukan merupakan suatu jaminan bahwa terdapat peradaban yang lebih tua lagi dari mereka sebelumnya. Para sarjana dan para peneliti menafsirkan bahwa mungkin jembatan purba ini dibangun setelah daratan Srilanka terpisah dari India jutaan tahun silam.
Epos Ramayana sendiri, menurut Kalender Hindu seharusnya berada pada masa Tredha Yuga (menurut cakram masa evolusi hindu) cakram Hinduism tentang Epos tersebut terbagi pada masa Sathya (1.728.000 tahun), Tredha (1.296.000 tahun), Dwapara (8.64.000 tahun) dan Kali (4.32.000 tahun). Tahap sekarang menurut kalender mereka ialah Kali. Berarti menurut Epos tersebut, usia dari Rama Bridge berkisar 1.700.000 tahun. Namun menurut hasil penelitian dari Universitas Bharathidasan, Tiruchi, yang dipimpin oleh Prof. S.M. Ramasamy mengatakan usia jembatan Rama ini baru berusia 3.500 tahun yang lalu.
(Dari Berbagai sumber)
Pro Kontra Valentine Day
Hari Valentine merupakan hari yang spesial bagi sebagian orang yang memang ingin merayakannya, hari dimana kasih sayang dapat tercurah kepada orang yang terkasih, hari yang sungguh spesial. Pada hari Valentine biasanya dilambangkan dengan Bunga sebagai lambang cinta atau dengan Coklat sebagai lambang manisnya cinta yang sedang dijalani. Hal ini lumrah saja karena pada perayaan Valentine memang identik dengan dua benda tersebut kalau tidak bunga ya coklat.
Namun perayaan Valentine ini dimana adalah hari kasih sayang, banyak yang menentang dan tidak setuju akan perayaan hari tersebut. Mereka berdalih bahwa kasih sayang tidak perlu diungkapkan pada hari tertentu, kasih sayang bisa diungkapkan pada hari-hari biasa, dan lagi kasih sayang kan harus tiap hari. Bahkan tidak sedikit yang berdalih tidak setuju ini bertopang pada hakikat agama. Memang sih saya-pun setuju dengan hal tersebut bahwa kasih sayang terhadap siapapun mestinya dilakukan kapanpun, namun yang jadi persoalan adalah mengapa harus membatasi hak-hak orang lain dengan menggembar-gemborkan hal ini. Apabila yang ingin merayakan ya silahkan bila tidak setuju ya santai saja. Tidak perlu demo atau memprovokator orang lain agar setuju dengan pendapatnya. Seperti yang saya baca pada Koran PR hari ini (14/2) dengan judul Siswa SMP Tolak Hari Valentine, wuih macam demo kenaikan BBM saja. Menurutku tidak terlalu penting juga kan menolak hal ini. Bukannya Saya Pro terhadap yang merayakan Valentine, akan tetapi yang saya sesalkan ya itu tadi membatasi hak-hak orang lain.
Orang yang merayakan Valentine menurut Saya sah-sah saja tidak apa-apa, yang tidak merayakan juga tidak apa-apa sah-sah juga kok. Yang jelas adalah bahwa Kasih sayang adalah hal termurni yang diberikan Sang Pencipta pada Manusia, Kasih Sayang tidak saja terbatas antar Manusia saja namun Kasih Sayang itu adalah Universal, maka dari itu Kasih Sayang itu harus kita berikan Pada Sang Pencipta, Manusia, Binatang, Tumbuhan dan bahkan lepaskanlah Kasih sayang-mu pada alam semesta ini.
Biarkanlah segala sesuatunya berjalan dengan apa adanya toh waktu jua yang akan menjawab segalanya, yang baik biarlah menjadi baik yang buruk biarlah menjadi buruk, lalu….. terserah kita yang mana yang akan kita pilih.
Yakuza
Tubuh penuh dengan Tato, wajah garang tak kenal ampun, sadis, dan brutal dalam setiap tindakannya. Bergelut di dunia hitam seperti narkotika dan pelacuran. Kekejamannya sungguh terkenal di Asia khususnya, keberadaan kelompok ini sangat ditakuti karena kesadisan dan kebrutalannya, siapapun yang menghalangi jalan mereka pasti akan mati dan tinggal nama. Sungguh satu nama kelompok yang melegenda, Yakuza…..Mendengar namanya saja sudah terbayang kesadisan kelompok ini.
Sejarah panjang Yakuza dimulai kira-kira pada tahun 1612, saat Shogun Tokugawa berkuasa dan menyingkirkan Shogun sebelumnya. Pergantian ini mengakibatkan kira-kira 500.000 orang Samurai yang sebelumnya disebut Hatomo-yakko (Pelayan Shogun) menjadi kehilangan tuan, atau disebut sebagai kaum Ronin.
Seperti kata pepatah : “Orang yang hanya punya martil cenderung melihat segala sesuatu bisa beres dengan dimartil.”, demikian juga dengan kaum Ronin ini. Banyak dari mereka menjadi penjahat, perampok dan centeng belagu. Mereka disebut sebagai Kabuki-mono atau samurai nyentrik urakan yang ke mana-mana membawa pedang. Mereka berbicara satu sama lain dalam bahasa slang dan kode rahasia. Terdapat kesetiaan tingi di antara sesama ronin karena akar mereka yang sama sebagai seorang Samurai tanpa tuan sehingga kelompok ini sulit dibasmi. Mungkin para pembaca mengira bahwa kaum ronin ini yang menjadi cikal bakal Yakuza, sungguh meleset apabila pemikiran anda seperti itu. Kaum ronin bukan Cikal bakal Yakuza.
Kisah cikal bakal Yakuza dimulai ketika kota-kota kecil di Jepang banyak membentuk Machi-yokko (Keamanan kampung) Untuk melindungi kota dari para Kabuki-mono. Keamanan kampung ini terdiri dari para pedagang, pegawai, dan orang biasa yang rela menyumbangkan tenaganya untuk menghadapi kaum Kabuki-mono. Pada dasarnya Relawan-relawan ini adalah satuan yang seadanya tanpa mempunyai kemampuan yang kompeten di bidang keamanan dan hal-hal macam itu, namun walaupun mereka kurang terlatih dan jumlahnya sedikit, tetapi ternyata para anggota Machi-yokko ini sanggup dan mampu menjaga daerah mereka dari serangan para Kabuki mono. Sehingga seiring berjalannya waktu di kalangan rakyat Jepang abad ke 17 – kaum Machi-yokko ini dianggap seperti pahlawan karena telah berjasa dalam mengamankan daerahnya dari serangan kaum Kabuki-mono.
Didalam perkembangannya masalah yang terjadi ini menjadi semakin rumit, karena setelah berhasil mengalahkan, menggulung dan mengusir para Ronin dari daerahnya masing-masing, para anggota Machi-yokko ini malah meninggalkan profesi awal mereka dan memilih jadi preman karena merasa berkuasa dan mempunyai hak atas daerahnya. Hal ini diperparah lagi dengan turut campurnya Shogun dalam memelihara para Machi-yokko ini. Ada dua kelas profesi para Machi-yokko, yaitu kaum Bakuto (Penjudi) dan Tekiya (Pedagang). Namanya saja kaum pedagang akan tetapi pada kenyataannya, kaum Tekiya ini suka menipu dan memeras sesama pedagang lainnya. Walau begitu, kaum ini punya sistem kekerabatan yang kuat. Ada hubungan kuat antara Oyabun (Boss/Bapak) dan Kobun (Bawahan/Anak), serta Senpai-Kohai (Senior-Junior) yang kemudian menjadi kental, dan berkembanglah perkumpulan kekerabatan ini menjadi organisasi yang pada perkembangan selanjutnya terkenal dengan nama Yakuza.
Para Machi-yokko yang tergabung dalam Kaum Bakuto (Penjudi), punya sejarah yang unik. Pada awalnya mereka disewa oleh Shogun untuk berjudi melawan para pegawai konstruksi dan irigasi. dengan tujuan Agar gaji para pegawai konstruksi dan irigasi tersebut habis di meja judi, karena uang mereka habis dan butuh uang untuk melanjutkan hidup mereka maka tenaga mereka bisa disewa dengan harga yang sangat murah sekali.
Jenis judi yang biasa mereka lakukan adalah menggunakan kartu Hanafuda dengan sistem permainan mirip Black Jack. Tiga kartu dibagikan dan bila angka kartu dijumlahkan maka angka terakhir menunjukkan siapa pemenang. Nah diantara sekian banyak “kartu sial”, kartu berjumlah 20 adalah yang paling sering disumpahi orang, karena berakhiran nol. Salah satu konfigurasi kartu ini adalah kartu dengan nilai 8-9-3 yang dalam bahasa Jepang menjadi Ya-Ku-Za yang pada perkembangannya kemudian menjadi asal muasal nama Yakuza.
Dari kaum Bakuto ini juga muncul tradisi menandai diri dengan tato sekujur badan yang lazin disebut Irezumi dan tardisi Yubitsume (Potong jari) sebagai bentuk penyesalan ataupun sebagai hukuman. Pada awalnya sebenarnya hukuman ini bersifat simbolik saja karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat si empunya tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan mantap. Hal ini menjadi simbol ketaatan terhadap pimpinan.
Waktu terus bergulir semakin jauh organisasi ini semakin berkembang, kaum Bakuto dan Tekiya menjadi satu identitas sebagai Yakuza. Kaum yang pada awalnya bertugas melindungi masyarakat menjadi ditakuti masyarakat. Para pimpinan Jepang pada masa itu memanfaatkan hal ini untuk mengendalikan masyarakat dan menggerakkan nasionalisme. Yakuza ikut direkrut oleh pemerintah Jepang dalam aksi pendudukan di Manchuria dan China oleh Jepang tahun 1930-an. Para Yakuza dikirim ke daerah tersebut untuk merebut tanah, dan memperoleh hak monopoli sebagai imbalannya.
Keberadaan dan peruntungan kaum Yakuza berubah setelah Jepang menyerang Pearl Harbor. Militer mengambil alih kendali dari tangan Yakuza. Para anggota Yakuza akhirnya harus memilih apakah bergabung dalam birokrasi pemerintah, menjadi tentara atau masuk penjara. Boleh dikata pamor Yakuza tenggelam pada masa ini. Setelah Jepang menyerah pada perang dunia II, para anggota Yakuza ini kembali ke masyarakat dan berbaur. Pada masa ini muncul satu orang yang berhasil mempersatukan seluruh organisasi Yakuza. Orang itu adalah Yoshio Kodame, seorang ex-militer dengan pangkat terakhir Admiral Muda (yang dicapainya di usia 34 tahun). Yoshio Kodame berhasil mempersatukan dua fraksi besar Yakuza, yaitu Yamaguchi-gumi yang dipimpin Kazuo Taoka, dan Tosei-kai yang dipimpin Hisayuki Machii. Yakuza pun bertambah besar keanggotaannya terutama di periode 1958-1963 saat organisasi Yakuza diperkirakan memiliki anggota kurang lebih 184.000 orang jumlah ini lebih banyak daripada anggota tentara angkatan darat Jepang saat itu. Pada periode ini Yoshio Kodame dinobatkan sebagai godfather-nya Yakuza.
Pada masa kini, keanggotaan Yakuza diperkirakan menurun tajam akan tetapi bukan berarti tidak berbahaya. Tulang punggung bisnis illegal mereka adalah pachinko, perdagangan ampethamine (termasuk ice dan ecstasy), prostitusi, pornografi, pemerasan, hingga penyelundupan senjata. Di era 1980-an, Yakuza mengembangkan sayap mereka hingga ke Amerika, dan ikut masuk dalam bisnis legal untuk mencuci uang mereka. Dalam operasinya, Yakuza membeli asset di Amerika dan salah satu yang pernah mencuat ke permukaan adalah keterlibatan Prescott Bush Jr., saudara dari presiden George Bush dan paman dari Presiden George W. Bush Jr, dalam transaksi penjualan perusahaan Asset Management International Financing & Settlements di awal 1990-an.
Di Jepang sendiri, Yakuza juga ditengarai turut berperan dalam anjloknya ekonomi Jepang. Sebagai akibat amblasnya bisnis properti dan macetnya kredit bank di Jepang. Setelah tahun 1990 banyak debitor yang menyewa anggota Yakuza agar agunan mereka tidak disita oleh bank. Selain itu, banyak perusahaan yang memperoleh pinjaman bank. Pada dasarnya ini terkait pada sebuah kigyo shatei atau perusahaan boneka miliki Yakuza. Perusahaan milik Yakuza ini diperkirakan memperoleh kredit antara USD 300-400 Milyar, dan sebagian dari jumlah itu dialirkan ke induk organisasi Yakuza. Menghadapi hal seperti ini bank Jepang jelas tidak bisa berkutik.
Di sisi lain, anggota Yakuza juga kerap membeli asset properti dengan harga miring dari perusahaan yang butuh uang cash, untuk dijual kembali dengan harga tinggi, apapun itu mulai dari apartemen, perkantoran hingga rumah sakit. Bila sebuah bangunan telah dibeli oleh Yakuza tak ada yang berani menjadi tetangga mereka Alhasil harga properti langsung amblas, dan segera naik segera setelah Yakuza menjualnya kembali.
Selain beroperasi di level bawah, Yakuza juga menggurita di kalangan politisi Jepang. Beberapa praktek suap telah terbongkar termasuk dalam program tender proyek umum senilai trilyunan yen. Program rekapitalisasi perbankan Jepang yang berlarut-larut tidak kunjung selesai diperparah oleh keterlibatan Yakuza yang sangat berkepentingan dalam bisnis properti dan kredit perbankan.
(dari wikipedia dan berbagai Sumber)

